METODE PENELITIAN:
Pendekatan dilakukan melalui integrasi teknologi mutakhir, antara lain:
Pengumpulan data tangkapan, lingkungan, dan sosial-ekonomi secara real-time berbasis IoT dan sistem digital terintegrasi.
Prediksi stok ikan menggunakan LSTM (Long Short-Term Memory).
Optimasi penetapan kuota dengan NSGA-III (Multi-Objective Optimization).
Penerapan Blockchain untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas data.
Pengembangan Sistem Pendukung Keputusan Cerdas (IDSS) untuk memberikan rekomendasi kebijakan adaptif.
Analisis peningkatan PNBP berdasarkan prinsip blue economy dan green technology.
HASIL YANG DIHARAPKAN
Terciptanya model tata kelola perikanan yang terintegrasi, adaptif, dan transparan.
Sistem prediksi stok ikan yang akurat dan real-time.
Penetapan kuota tangkapan yang optimal dan berbasis data.
Peningkatan PNBP secara signifikan dan berkelanjutan.
Terjaganya kelestarian sumber daya ikan serta peningkatan kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir.
Model yang dapat direplikasi untuk wilayah dan komoditas perikanan lainnya.
TUJUAN:
Mengembangkan model tata kelola penangkapan ikan terukur yang mengintegrasikan blue economy dan green technology untuk mengoptimalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) serta menjamin keberlanjutan sumber daya ikan. Model ini juga bertujuan meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan keadilan dalam pengelolaan perikanan, serta mendukung target nasional seperti Net Zero Emission. .